La Sagrada Familia di Barcelona, Spanyol

La Sagrada Familia di Barcelona, Spanyol

La Sagrada Familia di Barcelona, Spanyol

La Sagrada Familia di Barcelona, Spanyol – Satu daya tarik wisata di Eropa merupakan bertebarannya berbagai bangunan berarsitektur klasik.

Mulai dari mausoleum, perpustakaan, sampai gereja.

Satu di antara gereja berarsitektur klasik yang populer di Eropa merupakan La Sagrada Familia.

La Sagrada Familia berlokasi di Barcelona, Spanyol.

Ini merupakan gereja yang sebenarnya belum selesai dibangun dan dirancang oleh arsitek populer, Antoni Gaudi.

Meski ada banyak bangunan lain yang dirancang oleh Antoni Gaudi, La Sagrada Familia mempunyai latar belakang yang cukup unik.

Kali ini, kami merangkum fakta unik tentang La Sagrada Familia dari laman The Culture Trip.

1. La Sagrada Familia masih dalam proses pembangunan selama lebih dari satu abad.

Proyek konstruksi La Sagrada Familia dimulai pada 1882.

Tetapi, saat Antoni meninggal dunia pada 1926, baru seperempat dari basilika tersebut yang selesai.

Tahun 2018 diharapkan menjadi tahap final konstruksi La Sagrada Familia, dan diperkirakan akan selesai sepenuhnya pada 2026.

2. Proses pembangunan yang jauh lebih lama dibanding yang kita kira.

150 tahun memang waktu yang panjang untuk mendirikan sebuah bangunan.

Terlebih, saat La Sagrada Familia selesai sepenuhnya nanti, itu berarti waktu konstruksinya lebih lama dibandingkan Piramida Mesir.

Bahkan, hanya 50 tahun lebih singkat dibanding durasi pembangunan Tembok Besar China.

3. La Sagrada Familia masuk daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Meskipun belum selesai dibangun, La Sagrada Familia dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1984.

Faktor utamanya merupakan arsitektur La Sagrada Familia yang unik dan kemampuan Antoni Gaudí untuk menciptakan sesuatu yang sangat inovatif dan artistik.

La Sagrada Familia merupakan satu dari tujuh bangunan karya Antoni Gaudí yang masuk daftar ini.

4. Bukan lagi berfungsi sebagai katedral.

Ketika konstruki La Sagrada Familia pertama kali dimulai, bangunan ini dikenal sebagai gereja Katolik Roma yang sederhana.

Lalu, ditetapkan sebagai katedral.

Tetapi, pada 2010, Paus Benediktus XVI menyatakan status La Sagrada Familia sebagai basilika.

Sebagai penjelasan singkat, katedral merupakan tempat duduk seorang uskup dan itu menjadi kehormatan besar bagi La Sagrada Familia.

5. Ke-18 menara memiliki signifikansi tersendiri.

Ketika La Sagrada Familia selesai dibangun nanti, akan ada 18 menara.

12 dari menara itu mewakili para rasul, empat dari menara mewakili para penginjil, satu menara mewakili Maria, dan tentu saja yang terakhir dan tertinggi di tengah, mewakili Yesus Kristus.

Tetapi, saat ini baru ada delapan menara.

6. Fasad Kontroversial.

Ada tiga fasad (facade atau bagian muka dari sebuah bangunan) di La Sagrada Familia dan Nativity Facade diselesaikan oleh Antoni Gaudí sendiri.

Sementara Passion Facade dan Glory Facade baru dibangun sejumlah waktu kemudian.

Ketika patung Kristus pada salib ditambahkan ke Passion Facade oleh Josep Maria Subirachs, banyak orang berpendapat itu terlalu abstrak dan malah membaurkan gaya dan visi Gaudí sebagai seniman sekaligus arsitek.

7. Makam Antoni Gaudi.

La Sagrada Familia juga menjadi makam Antoni Gaudi, yang tewas sejumlah hari setelah ditabrak trem.

Berlokasi di lantai bawah gedung, pengunjung bisa melihat langsung makam Antoni.

Makam ini dikelilingi oleh empat kapel yang masing-masing didedikasikan untuk sosok yang berbeda.

Makam Antoni Gaudi berada di dalam kapel yang didedikasikan untuk El Carmen Virgin.

Comments are closed.