Ini 5 Negara Miskin di Eropa

Ini 5 Negara Miskin di Eropa

Ini 5 Negara Miskin di Eropa

Ini 5 Negara Miskin di Eropa – Benua Biru Eropa terkenal sebagai benua dengan banyak negara kaya dan maju. Rata-rata negara di Eropa memang terkenal makmur dan memiliki pendapatan per kapita yang sangat tinggi.

Tengok saja Inggris, Jerman, Prancis, Swiss, Norwegia, Finlandia, Swedia, Italia, Belanda, dan banyak negara Eropa lainnya. Negara-negara tersebut dijuluki sebagai negara makmur dan warganya memiliki harapan hidup tertinggi di dunia.

Namun, tidak semua negara Eropa merupakan negara makmur. Faktanya, ada beberapa negara yang dianggap miskin di Eropa.

1. Bosnia dan Herzegovina

Bosnia dan Herzegovina adalah negara yang terletak di selatan Eropa. Ada tiga etnik utama yang dulu mendirikan negara ini, yakni Bosnia, Kroasia, dan Serbia. Ibukota Bosnia dan Herzegovina adalah Sarajevo–yang juga merupakan kota terbesar di negeri tersebut.

World Bank dalam lamannya mencatat bahwa negara berpopulasi 3,9 juta jiwa ini termasuk negara yang berpenghasilan menengah ke bawah. Pendapatan Nasional Bruto per kapita hanya mencapai 1.270 US dolar atau sekitar Rp19 juta per kapita.

2. Kosovo

Kosovo juga merupakan negara yang belum dikategorikan makmur di tanah Eropa. Negara yang terletak di tenggara Eropa ini mendeklarasikan kemerdekaannya pada 17 Februari 2008, di mana deklarasi sepihak ini sempat ditentang habis-habisan oleh Serbia.

Negara berpenduduk 1,8 juta tersebut hingga saat ini tidak memiliki sebuah pondasi perekonomian yang kuat. Pasalnya, hingga kini, Kosovo menjadi wilayah pertentangan antara pemerintah Serbia dengan warga Albania.

3. Ukraina

Seperti ditulis dalam Atlantic Council, Ukraina saat ini menjadi salah satu negara termiskin di Eropa. Pendapatan per kapitanya hanya mencapai 2.000 US dolar, tentunya angka ini masih jauh di bawah rata-rata pendapatan per kapita Eropa yang mencapai 40.000 hingga 80.000 US dolar.

Negara berpopulasi sekitar 44 juta jiwa tersebut hanya bergantung pada sektor makanan dan pertanian. Bahkan, Ukraina menjadi salah saru negara importir terbesar dari Rusia sebanyak 30 persen.

4. Albania

Albania merupakan negara yang berbentuk republik dan terletak di Eropa bagian tenggara. Negara yang memiliki ibukota di Tirana ini menjadi salah satu negara termiskin di Eropa, seperti dicatat dalam The Borgen Project.

Negara berpopulasi 3 juta jiwa ini tidak memiliki pertumbuhan ekonomi sebaik negara lain, akibat pergantian atau transisi sistem negara yang tadinya komunis menjadi republik demokratis.

5. Moldova

BBC mencatat bahwa Moldova merupakan negara miskin di Eropa yang sebagian besar rakyatnya hanya bergantung pada pertanian. Moldova sendiri merupakan negara yang muncul setelah runtuhnya Uni Soviet.

Negeri berpenduduk 2,7 jiwa tersebut hanya memiliki pendapatan per kapita pada kisaran 1.000 hingga 2.800 US dolar. Pada umumnya, persoalan mendasar tetap sama, yakni transisi atau peralihan dari sistem negara Uni Soviet menjadi negara mandiri yang berbasis republik demokratis–membuat perekonomian mereka berjalan sangat lambat.

Comments are closed.