Fakta Mengejutkan soal Manfaat Telur untuk Kesehatan

Fakta Mengejutkan soal Manfaat Telur untuk Kesehatan

Fakta Mengejutkan soal Manfaat Telur untuk Kesehatan – Telur adalah sumber protein dan nutrisi. Telur bisa ditambahkan ke berbagai macam hidangan dan disajikan dengan berbagai cara. Salah satu cara menikmati telur yang paling umum adalah direbus ataupun digoreng.

Harganya Jauh Lebih Mahal, Benarkah Telur Omega Sebegitu Bermanfaat Bagi  Tubuh? Fakta atau Cuma Hoax? - Semua Halaman - Sajian Sedap

Salah satu yang menjadi perhatian khusus dari telur, adalah bagian kuning telur. Kuning telur adalah sumber kolin yang sangat baik dan penting untuk kesehatan, khususnya perkembangan otak. Melansir dari http://centre-equestre-de-juzet.com/ Kuning telur juga kaya lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang meningkatkan kesehatan mata.

Selain itu, ada beberapa fakta-fakta yang belum banyak diketahui mengenai manfaat telur untuk kesehatan. Apa saja? Ini dia.

1. Warna cangkang bukan jaminan kesehatan dari telur

Ada banyak jenis ayam petelur yang menghasilkan telur dengan warna beragam. Namun, tahu kah kamu bahwa kualitas telur tidak ditentukan dari warna cangkangnya? Pola makan ayam disebut lebih mempengaruhi nilai gizi telur, dibanding warna cangkangnya.

Bicara pakan yang berkualitas, telur dari ayam yang diberi pakan biji rami akan menghasilkan telur berkualitas premium. Menurut studi Telur dengan kualitas tinggi dapat mengandung omega-3 sebesar 500 miligram, atau lima kali lebih banyak dibandingkan telur biasa yang mengandung 125 miligram omega-3.

2. Telur bisa merawat kesehatan jantung

Menurut http://162.241.118.60/ Sebuah penelitian di China yang melibatkan setengah juta orang, menunjukkan bahwa makan telur setiap hari sebenarnya dapat membantu jantung lebih sehat. Dalam studi observasional yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Heart, para peneliti mensurvei peserta tentang frekuensi konsumsi telur mereka dan kemudian menganalisis kesehatan mereka selama empat tahun untuk mencari kaitan dengan penyakit kardiovaskular.

Hanya orang-orang yang bebas dari penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker yang dipilih untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Para peneliti menemukan bahwa orang yang makan satu butir telur sehari selama seminggu, secara signifikan memiliki potensi yang lebih kecil untuk mengembangkan penyakit kardiovaskular dibandingkan peserta yang tidak makan telur.

3. Aman juga bagi penderita diabetes

Satu studi observasional yang diterbitkan di Medicine mencari hubungan antara makan telur dan risiko diabetes tipe 2. Hasilnya, tidak ditemukan hubungan antara konsumsi telur yang lebih tinggi dan peningkatan risiko.

Dalam penelitian lain, uji coba terkontrol secara acak dari 42 orang yang kelebihan berat badan dengan pra-diabetes atau diabetes tipe 2, menemukan bahwa makan telur justru dapat meningkatkan kontrol glukosa. Kelompok yang mengkonsumsi telur memiliki sensitivitas insulin yang lebih besar dan tidak ada perubahan kolesterol, dibandingkan dengan kelompok yang tidak makan telur.

4. Telur yang kamu beli di supermarket atau pasar tidak perlu dicuci

Mengapa demikian? Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat dilansir di website resminya, air dapat membuat kulit telur lebih keropos. Hal itu justru meningkatkan potensi bakteri masuk ke bagian dalam telur. Lebih lagi, telur-telur yang kamu beli dari supermarket juga telah dicuci pada suhu yang membunuh salmonella tanpa memasak telurnya.

Lalu bagaimana dengan telur yang kamu produksi sendiri di belakang rumah? Sarannya sama, yaitu tidak perlu dicuci. Sebab, mencuci telur yang kotor menghilangkan lapisan membran mikro pada telur yang dirancang untuk melindungi bagian dalam dan menjaganya tetap bersih. Mencuci telur dalam air dingin juga beresiko menciptakan ruang hampa yang dapat menarik bakteri lebih cepat.

Comments are closed.