Ekonomi Eropa Kembali Menguat Setelah New Normal

Ekonomi Eropa Kembali Menguat Setelah New Normal

Belakangan ini pasar saham eropa mulai kembali menguat pada hari jumat yang terdorong karena harapan pemulihan ekonomi yang terus berjalan, sementara itu investor terus memantau kenaikan kasus corona virus dari beberapa negara.

Penguatan ini berawal dari indeks stoxx 600 bergerak 1% dengan saham minyak dan gas utilitas naik 1,1% untuk memimpin kenaikan di awal perdangan, sementara shama bahan kimia turun 0,4%.

Baca Juga: Singapore Masuk Fase Ke-2 New Normal

Indeks FTSE melonjak 1,40%. Indeks DAX meningkat 1%. Indeks CAC menguat 1,38%. Banyak dari Investor masih mencermati kenaikan kasus virus corona di beberapa bagian dunia. Dengan empat negara bagian AS melaporkan lonjakan kasus baru dan rawat inap di tengah upaya untuk membuka kembali ekonomi mereka.

Wirecard Jerman melihat sahamnya jatuh 43% lagi di awal perdagangan pada hari Jumat. Saham perusahaan pembayaran anjlok 60% pada hari Kamis setelah auditor EY menolak untuk menandatangani akun 2019 setahun penuh karena kehilangan $ 2,1 miliar. Dan Wirecard mengatakan mungkin telah menjadi korban penipuan dalam proporsi signifikan.

Harapan pemulihan ekonomi datang dengan Bank of England pada hari Kamis menambahkan £ 100 miliar untuk program pelonggaran kuantitatif . Dalam upaya untuk menopang perekonomian Inggris di tengah dampak dari krisis coronavirus, menjadikan nilai total Fasilitas Pembelian Aset (APF) menjadi £ 745 miliar.

Di depan data, kantor statistik Jerman pada hari Jumat melaporkan penurunan inflasi tahunan sebesar 2,2% untuk bulan Mei dan penurunan 0,4% dari bulan sebelumnya, sedikit di bawah ekspektasi.

Penjualan ritel Inggris untuk Mei turun 13,1% YoY, melampaui ekspektasi 17,1% dalam jajak pendapat Reuters para analis. Namun secara bulanan, penjualan ritel naik 12% karena tindakan penguncian sedikit berkurang, menurut Kantor Statistik Nasional.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Eropa bergerak naik seiring harapan pemulihan ekonomi. Dengan dilakukannya pembukaan kegiatan ekonomi dan stimulus dari bank sentral.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *