Siap Belajar Tatap Muka, 7000 Pendidik Kemenag Jombang Divaksinasi

Siap Belajar Tatap Muka, 7000 Pendidik Kemenag Jombang Divaksinasi

Siap Belajar Tatap Muka, 7000 Pendidik Kemenag Jombang Divaksinasi

Di lansir dari centre-equestre-de-juzet.com, saat ini sebanyak 7000 pendidik di bawah naungan kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang di vaksinasi COVID-19 seiring rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas 6 April 2021 mendatang sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Jombang.

Kontribusi Guru Terletak pada Penguatan Karakter Siswa - Siedoo

Di kutip dari auzom.gg, “Vaksinasi ini sudah tahap dua dan hari ini di mulai lagi untuk penyelesaiannya kapan hari yang belum selesai. Kalau untuk pegawai di kantor Kemeneg sini ada 63 orang, dan pengawas 16 orang, jadi total 78 orang. Tadi yang berhalangan (vaksinasi) 8 orang dan besuk di jadwalkan vaksinasi di RSNU Jombang,” kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kemenag Jombang, Arif Hidayatulloh di temui IDN Times di kantornya.

1. Kemenag Harapkan semua warga madrasah ikuti vaksinasiSiap Belajar Tatap Muka, 7000 Pendidik Kemenag Jombang Di vaksinasi Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Jombang Arif Hidayatulloh.

Beliau mengungkapkan bahwa, keseluruhan pendidik di Madrasah yang mengikuti vaksinasi ada 7000 orang mulai pendidik di Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) baik Madrasah Negeri maupun swasta. Dari jumlah itu, sudah 80 persen di vaksinasi. Sisanya masih dalam proses dengan target selesai akhir Maret 2021 nanti.

“Harapannya saya, semua warga madrasah di lingkungan kantor Kemenag Jombang divaksinasi baik itu Kepala Madrasah, guru maupin pendidiknya atau TU (tata usaha)- nya untuk mencegah penyebaran COVID-19,” ungkap mantan kepala Tata Usaha MTsN 5 Jombang tersebut.

2. Vaksinasi pendidik berjalan lancar tanpa kendala

Selain itu menurut pendapat beliau, harapan agar para pendidik mengikuti vaksinasi sebagai dukungan kepada pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran wabah virus corona. Arif pun mengimbau bagi individu yang mungkin belum terdaftar, untuk segera berkoordinasi dengan puskesmas terdekat sehingga segera di layani vaksinasi. Karena, sesuai hasil rapat dengan Bupati Jombang Mundjidah Wahab, rencananya pada 6 April akan di laksanakan belajar secara tatap muka. Rencana itu juga telah di sepakati antara cabang dinas pendidikan dan Kemenag Jombang.

“Alhamdulillah sampai hari ini, vaksinasi berjalan dengan lancar dan baik. Selama ini belum ada keluhan, cuma tadi itu ada yang sempat tensi-nya naik, tapi selang beberapa jam, sudah stabil,” dia menjelaskan.

3. Seluruh madrasah siap pembelajaran tatap muka

Lantas, bagaimana kesiapan madrasah menjelang pembelajaran tatap muka yang tinggal dua pekan lagi? Arif pun menyebutkan jika seluruh madrasah di bawah naungannya sudah siap melaksanakan belajar secara tatap muka. Tak hanya itu, 98 persen wali murid juga telah mendukung dengan membuat pernyataan tertulis bermaterai.

“Kesiapannya juga di bantu pengawas, instrumen terkait persiapan termasuk madrasah menyiapkan handsanitizer, termogun, masker, tempat cuci tangan dan bilik-bilik. Sebagian ada yang memakai Face Shield, tergantung kemampuan madrasah masing-masing,” terangnya.

“Ada kendala yang siswa madrasahnya sedikit, siswa 50 orang, terkendala biaya beli thermogun dan lainnya. Untuk pengadaanya itu bisa menggunakan sana bos,” lanjutnya.

4. Pembelajaran shif pagi dan siang

Arif menambahkan bahwa, nanti pada saat pembelajaran tatap muka 6 April mendatang, sistem pembelajaran akan di bagi per shif atau pergantian pagi dan siang. Jika satu kelas itu jumlah siswanya 40 siswa, maka 20 orang pagi dan sisanya masuk siang. Penerapan sistem itu menyesuaikan dengan zona Kabupaten Jombang yang saat ini masuk kategori zona kuning.

“Nanti kalau sudah hijau ya masuk 100 persen. Ini sudah di sosialisasikan ke Madrasah dan seluruh wali murid. Semuanya mendukung,” tandasnya.

Comments are closed.