Jeanine Anez Presiden Bolivia Terinfeksi Virus Corona

Jeanine Anez Presiden Bolivia Terinfeksi Virus Corona

Jeanine Anez Presiden Bolivia Terinfeksi Virus Corona

Jeanine Anez Presiden Bolivia Terinfeksi Virus Corona – Presiden Bolivia Jeanine Anez tertular virus Corona. Hasil tersebut ia dapatkan usai menjalani tes virus Corona pada hari Kamis kemarin. Walau begitu, Jeanine Anez menegaskan bahwa dirinya akan tetap bekerja seperti biasa meski harus mengisolir diri.

“Saya baik-baik saja dan akan tetap bekerja selama masa isolasi. Bersama-sama, kita bisa melalui ini,” ujar Jeanine Anez di Twitter, dikutip dari kantor berita Reuters, Jumat.

Añez menjalani tes Covid-19 karena banyak anggota kabinet yang baru-baru ini dinyatakan positif.

“Mengingat banyak dari anggota kabinet dinyatakan positif virus corona, saya juga melakukan tes dan juga positif,” kata dia.

Selanjutnya Añez akan dikarantina selama 14 hari dan terus melakukan tes hingga hasilnya negatif.

Selain Jeanine Anez, Pemerintah Bolivia melaporkan tujuh menterinya juga positif tertular virus Corona. Salah satunya adalah Menteri Kesehatan. Ketujuhnya, saat ini, sedang menjalani perawatan.

Jeanine Anez menjadi kepala negara kesekian yang dinyatakan positif tertular virus Corona. Selain ia, ada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson serta Presiden Brazil Jair Bolsonaro.

Boris Johnson sudah dinyatakan sembuh dari virus Corona oleh rumah sakit beberapa bulan lalu. Sementara itu, Bolsonaro baru dinyatakan positif tertular virus Corona pada Rabu kemarin, dua hari sebelum Jeanine Anez.

Hingga berita ini ditulis, Bolivia tercatat memiliki 42 ribu kasus dan 1500 kematian akibat virus Corona.

Dia meyakini dalam kondis baik dan bertekat untu terus bekerja secara virtual

Dalam beberapa hari terakhir, setidaknya empat pejabat tinggi pemerintah Bolivia, termasuk Menteri Kesehatan María Eidy Roca, dinyatakan positif Covid-19.

Menteri Kepresidenan Yerko Núñez Negrette, Menteri Pertambangan Jorge Fernando Oropeza, dan komandan angkatan bersenjata Jenderal Sergio Orellana juga terinfeksi corona.

Añez adalah kepala negara Amerika Latin ketiga yang dinyatakan positif corona setelah Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez. Hingga Jumat pagi Bolivian memiliki 42.984 kasus Covid-19 dan 1.577 kematian.

Anez mengatakan dia telah melakukan tes mengingat banyak dari timnya jatuh sakit.

“Saya merasa baik, saya merasa kuat, saya akan terus bekerja dari isolasi, dan saya ingin berterima kasih kepada semua warga Bolivia yang bekerja untuk membantu kami dalam krisis kesehatan ini,” katanya sebagaimana dilansir Reuters.

Bolivia akan mengadakan pemilihan umum pada 6 September. Pemilihan awalnya direncanakan untuk Mei tetapi tertunda karena pandemi.

Gejolak politik mencengkeram negara itu Oktober lalu ketika pemilihan yang disengketakan menyebabkan protes luas yang akhirnya menggulingkan pemimpin kiri Evo Morales.

Anez, mantan senator konservatif, mengambil peran presiden sementara dalam kekosongan politik dan awalnya mengatakan dia tidak akan mencalonkan diri untuk jabatan penuh, tetapi kemudian melemparkan topinya di atas ring.

Kandidat saingan dan mantan Presiden Jorge Tuto Quiroga, yang mencalonkan diri lagi, mengatakan “sangat diperlukan” bagi Anez untuk berada dalam kesehatan penuh dan bekerja menuju transisi demokrasi.

Sebelumnya, beberapa pemimpin dunia lain telah dikonfirmasi terinfeksi Covid-19 termasuk Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro.

Comments are closed.